Tragis! Chelsea Lakukan Polling untuk Pecat Maurizio Sarri

The Blues kabarnya ingin membuat langka kedepan nya tentang masa depan pelatih 61 tahun tersebut. keputusan yang di ambil Chelsea ini terbilang sangat seperti biasanya. Chelsea akan menanyai ke beberapa pemain nya tersebut.

Di musim depan Maurizio Sarri masih di ragukan apakah ia akan bertahan di klub atau akan di depak oleh Chelsea. padahal di musim ini Maurizio Sarri sudah memberikan target yang di berikan oleh Chelsea di awal musim.

Pelatih asal Italia sudah memberikan Chelsea keberada ke posisi ke 3 yang musim depan nya bisa bermain di Liga Champions. bukan cuman itu saja namun kini mereka tinggal selangka lagi bisa menjuarai Liga Europa League musim 2018/2019.

Walaupun Maurizio Sarri sudah mampu mencapai target tersebut namun pelatih 61 tahun masih belum bisa di katakan aman di Stamford Bridge. ada beberapa pemain Chelsea tidak menyukai cara bermain nya, apa lagi ia terkesan buruk terhadap Gary Cahill.

Dari awal musim sampai berakhirnya kompetisi Gary Cahill sampai sekali tidak mendapatkan jata untuk bermain di pertahanan chelsea padahal di musim lalu ia selalu memberikan kontribusinya terhadap tim, namun Sarri tidak pernah memainkan nya.

Semenjak berlatih di Chelsea ia juga sempat memiliki hubungan yang kurang baik kepada beberapa pemain chelsea. jadi untuk itu Chelsea akan menanyai ke beberapa pemain nya tentang masa depan nya apa kah masih mau di lanjuti atau tidak.

Senjata Favorit Team Recca Esport Dalam Game CSGO

Skuat CSGO: Recca Esport bisa dibilang sebagai tim csgo paling berpengalaman di Indonesia. Mereka diperkuat oleh pemain mengerikan seperti Roseau ( Dwi Putro ), SYS ( Agung Frianto ), FrostMisty ( Albert Giovanni ), AsterisKK ( Nanda Rizana ) serta Eeyore ( Kevin Gunawan ).

Sebagai tim CSGO profesional, tentu mereka memiliki senjata favorit, apa saja sih ?

1. Roseau ( Baskoro Dwi Putro )

Meski ia berperan sebagai seorang support, namun senjata yang paling digemarinya justru adalah senjata pembunuh, yakni AK-47. Karena perannya dulu sebagai seorang riffle bersama Xccurate serta BnTeT, akurasinya dalam menggunakan AK-47 sudah tidak perlu diragukan lagi.

2. FrostMisty ( Giovanni )

Sebagai seorang kapten, FrostMisty juga menjadikan AK-47 sebagai senjata favorit. Menurutnya AK-47 memiliki daya rusak yang sangat mematikan sehingga dapat membunuh lawan dengan cepat. Menurut catatan, FrostMisty sudah menggunakan AK-47 sebanyak 2433 kali.

3. SYS ( Agung Frianto )

Sama halnya dengan kedua rekan satu timnya, Sys juga memilih AK-47 sebagai senjata favoritnya. Menurutnya, untuk senjata seharga 2700$, AK-47 sudah terlalu imba ! SYS juga menjelaskan bahwa AK-47 dapat membunuh lawan dalam sekali tembak jika terkena kepala.

4. Eeyore ( Kevin Jonathan )

Entah apa yang ada dibenak tim Recca, bahkan Eeyore juga menjadikan AK-47 sebagai senjata favorit. Ia memiliki pendapat yang sama dengan ketiga rekan lainnya. Menurutnya, untuk senjata yang terbilang murah ini, damage yang dihasilkan sangat luar biasa.

5. AsterisKK ( Nanda Rizana )

Sebagai seorang Camper, senjata yang paling digemari oelh AsterisKK adalah AWM. Senjata ini merupakan senjata paling mematikan dari kelas AWP. Namun karena harganya yang mahal, ia harus menabung selama beberapa round untuk membeli senjata yang satu ini.

Pengganti Allegri, Cristiano Ronaldo Minta Juventus Kejar Jose Mourinho

Kali ini Juventus langsung mencari pengganti Massimiliano Allegri yang musim depan akan pergi dari Juventus. namun Sang Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo meminta secara khusus kepada Pihak manager Juventus untuk merekrut Jose Mourinho.

Juventus yang menjadi juara bertahan tentunya tidak bisa menentukan pelatih mana yang harus di datangkan pasalnya mereka harus bisa mencari sesosok seperti Allegri yang bisa memberikan kelar juara berturut turut.

Untuk bisa juara berturut turut, pastinya mereka harus bisa mencari pelatih Kelas dunia untuk melakukan pekerjaan tersebut seperti contohnya Josep Guardiola. namun bukan cuman Guardiola saja yang bisa melakukan pekerjaan seperti itu.

Sejumlah pelatih Top seperti Mauricio Pochettino, Jurggen Klopp, Maurizio Sarri, dan Jose Mourinho di gadang gadang akan menjadi Juru takti di musim depan. Namun CR7 malah berniat untuk mengaet Pelatih Asal Portugal, Jose Mourinho sebagai juru takti.

Jose Mourinho dan Cristiano Ronaldo pernah bekerja sama ketika mereka masih bersama Real Madrid selama 3 tahun dari 2010-2013. dan di sisi lain Jose Mourinho masih belum melatih klub lain yang dikarenakan di pecat dari Manchester United karena perfoma kurang baik.

Menurut Cristiano Ronaldo, Jose Mourinho sangat menjadi Kriteria Juru takti Juventus yang pasalnya memiliki sejumlah pengalaman untuk juara di domestik maupun di Eropa seperti Liga Champions dan Eroupa League.

Guardiola: Raih Treble Domestik Lebih Sulit dari Memenangkan Liga Champions

Bos Manchester City, Josep Guardiola sudah menyapu bersih semua gelar yang ia ikut dalam musim 2018/2019. Josep Guardiola juga mengungkapkan bahwa memenangkan primer League lebih susah ketimbang Liga Champions. namun di musim depan ia akan melakukan yang terbaik untuk City.

Kini Manchester City, meraih trofi FA Cup setelah menyingkirkan Watford dengan skor 6-0 di Wembley semalam. trofi FA Cup melengkapi gelar City dengan sempurna yang di karenakan sudah meraih Carabao Cup dan gelar Premier League dalam musim ini.

Dengan begitu, Manchester City menjadi salah satu klub yang bisa meraih treble domestik, apa lagi di awal musim nanti langsung mendapatkan trofi Community Shield itu menjadi trofi ke 4 yang di dapatkan oleh City .

Josep Guardiola sangat senang bermain di Liga Champions apa lagi meraih nya. namun bermain dan memenangkan liga domestik lebih susah ketimbang memenangkan Liga Champions. ini menjadi musim yang paling baik bagi City maupun pelatih nya Josep Guardiola.

Ikut serta bermain di semua kompetisi menjadi hal yang luar bisa di lakukan apa lagi di negara ini. jadi ketika kamu bisa melakukan nya maka tim tim lain akan juga bisa melakukan nya cuman hanya butuh waktu saja. namun kami lah yang duluan pertama meraih nya” buka Guardiola .

Guardiola melontarkan pujian nya terhadap skuatnya yang di karenakan selalu bekerja keras di dalam semua kompetisi, oleh karena itu City baru bisa meraih suatu hal yang membanggakan.

Abbadon, Ksatria Kegelapan Dengan Pedang Kutukan Di Dota 2

Ingin memainkan hero carry, tanker, support, serta offlaner secara bersamaan dalam game DOTA 2 ? Maka jawabannya adalah Abaddon.

Abaddon merupakan hero bertipe STR yang dapat mengisi banyak role. Hal ini tidak lepas dari kemampuannya untuk mengisi semua role yang ada di DOTA 2, mulai dari support, tanker, carry, maupun role lainnya.

Abaddon dilengkapi dengan skill yang cukup mumpuni dan berbahaya. Misalnya saja skill pertamanya yang bernama Mist Coil. Dengan adanya skill ini, Abaddon dapat memberikan damage kepada hero lawan maupun menyembuhkan HP hero teman dengan mengorbankan HP miliknya sendiri.

Sebagai seorang hero garis depan, Abaddon juga dilengkapi dengan skill Apotic Shield dimana ia akan memunculkan pelindung yang akan melindungi dirinya dari serangan lawan. Selain itu, Apotic Shield juga akan menghilangkan debuff yang ada pada target yang ia pilih.

Abaddon membawa pedang kutukan yang bernama Avernus. Pedang tersebut membawa kutukan Curse of Avernus. Target yang di serang oleh Abaddon akan kehilangan movement speed serta attack speed untuk beberapa saat. Saat menyerang, Abaddon akan mendapatkan tambahan kecepatan baik serangan maupun gerakan.

Sebagai seorang tanker, Abaddon juga dilengkapi ultimate skill yang bernama Borrowed Time. Abaddon akan meminjam waktu kematian untuk melindungi diri dari kematian. Ketika skill ini aktif, setiap kali Abaddon menerima serangan, besarnya serangan tersebut akan memulihkan HP Abaddon.

Joe Gomez: Menang UCL Harga Mati untuk Liverpool!

Pemain asal Inggris, Joe Gomez sangat tidak sabar untuk membuktikan diri di ajang final Liga Champions. Gomez mengungkapkan bahwa skuatnya tersebut akan mati matian untuk mengamankan 1 gelar Liga Champions di akhir musim.

Di musim 2018/2019 Liverpool menjadi finalis Liga Champions. mereka bisa mengalahkan tim tim Besar Eropa lain nya seperti PSG, Porto, Maupun Barcelona di semi Final. Ketika Liverpool di hadang oleh Barcelona, malah sebaliknya Liverpool bisa membalikan keadaan sehingga masuk ke Final.

Dengan mengkalahkan Barcelona di Semi final, Liverpool akhirnya bisa lolos ke final dengan ke 2 kalinya, yang tahun lalu di mana Liverpool kenak Bantai oleh Real Madrid dengan skor 3-1 di Kiev. jadi Joe Gomez tidak sabar untuk tampil di ajang itu lagi dan membuktikan dirinya bahwa Liverpool bisa menjadi juara.

Gomez juga sangat yakin bahwa Kolega nya tersebut tidak akan Troma dengan apa yang di lakukan musim lalu di Kiev menghadapi Real Madrid. Sehingga ia menyakinkan bahwa Kini liverpool menjelma menjadi klub yang besar di partai final ini.

Saya rasa kami sudah melakukan hal yang terbaik di Musim ini, mereka yang menonton nya juga akan merasakan nya ya walaupun kami tidak keluar juar di EPL, namun anda juga bisa lihat bahwa tim kami berkembang sangat bagus sehingga bisa memberikan perfoma yang maksimal mungkin” Buka Gomez.

Ini adalah Titik akhir yang harus kami lakukan agar di final nanti kami bisa mengamankan setidaknya 1 gelar Final Champions, untuk itu kami harus bisa mengendalikan Mentalitas kami untuk pertandingan tersebut” tutup Gomez.

Patrice Evra: Paul Pogba akan Tinggalkan Manchester United

Mantan pemain Manchester United, Patrice Evra tidak yakin bahwa Paul Pogba akan tetap di Old Trafford pada musim depan. pemain asal Prancis tersebut selalu di bantai oleh penggemarnya sampai akhirnya rasa sayang kepada klub nya tersebut akhirnya purna.

Sejak di Beli dari Juventus pada 2016 yang lalu, Paul Pogba sering di kritik oleh fans United sendiri. karena Pogba langsung tampil beda sehingga ia tidak bisa mengeluarkan perfoma terbaik seperti ketika ia sedang di Juventus. hal itu lah yang membuat ia sering di kritik dengan sangat pedas.

Di musim ke 3 nya bersama Manchester United, malah ia menjalanin musim yang sangat parah. walaupun nama Pogba ada masuk kedalam Premier League Team of the Year yang di karenakan ia mencetak gol yang paling banyak bersama Manchetser United, namun saja Kritikan kepadanya terus berlanjut.

Dengan sering di kritik oleh pengemarnya sendiri membuat Patrice Evra sangat yakin bahwa ia tidak akan tinggal lebih lama bersama Manchester United. belum lagi ada klub klub besar juga ingin mendapatkan jasanya tersebut seperti Real Madrid.

Saya rasa ia ” Paul Pogba akan meninggalkan Manchester United dalam dekat ini, sebab ia saat ini tidak bermain secara tim dan kita juga bisa menilai seakan akan ia bermain dengan setengah hati. apa lagi di pertandingan terakhir kami ada melihat bahwa ia bentrok kepada Fans United setelah pertandingan selesai.

Di pertandingan terakhir ketika tumbang atas Cardiff City, Pogba harus berurusan dengan pengemar United yang ada di bangku penonton. Penonton tersebut langsung menlontarkan kata yang pedas terhadap dirinya, sehingga membuat Evra yakin bahwa Pogba akan meninggalkan United pada musim depan.

Dahulu Manchester United Bersaing Merebut Trofi, Kini Empat Besar Saja Terkesan Jauh

Di musim 2018/19, Manchester United menutup musim dengan buruk. Mu bukan saja gagal merebut tittle EPL saja, namun untuk merebut 4 besar saja Mu pun tidak berdaya dengan hal tersebut. padahal jika seandainya bisa masuk ke Liga champions, Mu mungkin bisa mendapatkan pemain yang di inginkan.

Pada minggu kemarin pas di pekan terakhir, Manchester United mengalami kekalahan lagi ketika berjamu Cardiff City yang sudah jelas jelas terdegradasi. Mu yang bermain di kadang nya sendiri seharusnya bisa mempersembahkan kemenangan musim terakhir dan malah mereka lagi lagi kalah.

Kekalahan tersebut menjadi hal yang paling buruk bagi Manchester United. skuat Mu bermain tidak cukup baik. dan Solskjaer juga menyadari hal seperti itu. jadi di musim depan itu menjadi musim yang harus di perbaiki oleh skuatnya.

Bos Manchetser United, Ole Gunnar Solskjaer mengakui nya bahwa berada di posisi ke 6 merupakan hal yang paling buruk. namun Solskjaer juga meminta skuatnya berpikir apa kemampuan skuatnya cuman itu saja? beda dengan zaman dahulu dahulunya yang selalu memperebut trofi Premier League.

Manchester United dari 2 dekade terakhir mereka selalu bersaing untuk mendapatkan trofi Premier League. namun kali ini Mental mereka seakan akan menurun bahkan untuk mempersebut 4 besar saja MU tidak berdaya dengan hal tersebut.

Dengan hasil buruk yang di dapatkan musim ini membuat Solskjaer sangat sibuk dengan bursa Transfernya. bukan cuman itu saja ia juga harus mengembalikan mental juara nya agar bisa menantang di papan atas pada musim depan.

Solskjaer Bertekad Cetak Cristiano Ronaldo Baru di Manchester United

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer sejatiya tidak ingin membeli pemain mahal untuk datang ke Old Trafford malah justru Solskjaer akan meneruskan tradisi Manchester United untuk menciptakan bintang baru seperti Rooney dan Cristiano Ronaldo.

Pada pertengahan bulan desember lalu Penampilan Manchetser United di bilang menanjak menaik, namun di serang serang akhir kompetisi Primer League malah United kehilang bensin nya dan akhirnya mereka karus terima kenyataan bahwa United tidak akan bermain liga Champions pada musim depan.

Dalam torehan buruk yang di tunjukan oleh Manchester United membuat membuat publik sangat yakin bahwa di musim depan Ole Gunnar Solskjaer akan sibuk untuk membeli pemain baru yang berkualitas, namun apa yang di pikirkan oleh Publik tersebut tidak bisa terwujud.

Seperti Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo, Solskjaer sangat percaya bahwa ia akan kembali membawa tradisi United untuk menciptakan pemain yang berkualitas ketimbang harus mengeluarkan dana yang besar untuk mengejar Trofi.

Saya ingin menciptakan pemain yang baru seperti Rooney dan Ronaldo yang datang ke sini yang awalnya bukan siapa siapa dan akhirnya bisa menjadi bintang utama United, jadi saya dan staf saya akan melakukan hal itu dan semoga bisa mendapatkan hal itu. ” buka Solskjaer .

Di pekan nantinya Manchester United akan melakonin laga terakhirnya di Primer League. United akan menjamu Cardiff sebagai lawan terakhirnya di Old Trafford. jadi mau menang atau pun kalah itu hasilnya tidak akan membuat MU bermain di Liga Champions pada musim depan.

Sepak Pojok Trent Alexander-Arnold, Apakah Legal?

Sepak kan pojok yang di lakukan oleh bek muda The Reds, Alexander-Arnold menjadi salah satu trend dalam topik pembicaraan. pasalnya ketika melawan Barcelona sepak kan pojok tersebut tidak biasanya di lakukan pada Umum nya. jadi semuanya bertanya apakah sah gol tersebut.

Dengan sepak kan pojok tersebut itu sangat berarti bagi Liverpool. umpan Alexander-Arnold langsung mengarah ke kaki Divock Origi yang sama sekali tidak di gawal dengan baik oleh Bek Barcelona sehingga berbuah gol ke 4 Liverpool.

Dengan gol tersebut membuat Liverpool berhak ke Babak Final Liga Champions segaligus mendepak Barcelona yang menjadi tim kuat. Di final nanti Liverpool akan ketemu Tottenham di Madrid.

Sebelum sepak pojok di lakukan, Alexander-Arnold sejatinya ingin menukar Xherdan Shaqiri yang menedang nya, namun Alexander-Arnold melihat Pemain barca dalam posisi yang tidak siap dan langsung umpan datar kepada Origi dan langsung di sepak menjadi sebuah gol.

Jadi sepak kan pojok tersebut apa kah sebuah legal untuk sebuah pertandingan besar seperti Liga Champions? jawabnya legal. karena di dalam aturanya tidak ada ketentuan dalam sepak kan pojok itu harus dalak keadaan siap atau pun menunggu peluit dari wasit.

Dalam sepak kan pojok yag di lakukan oleh Alexander-Arnold kepada Divock Origi menjadi sebuah gol yang sahm untuk Liverpool. karena tidak ada aturan nya harus menunggu dari Peluit dari wasit untuk melakukan sepak Pojok.