Luis Suarez Permalukan Real Madrid Di Markas

Luis Suarez Permalukan Real Madrid Di Markas

Laga Copa del Rey mempertemukan kedua klub raksasa asal Spanyol yakni Barcelona dan juga Real Madrid. Dalam laga leg pertama Real Madrid sukses menahan imbang Barcelona di Camp Nou. Di laga leg kedua kali ini tampaknya Real Madrid harus mengakui kekalahan dari Rival sejati mereka sebab 3 gol dari Barcelona cukup mempermalukan mereka dihadapan fans sendiri.

Bermain di Santiago Bernabeu tampaknya tidak membuat Real Madrid tampil lebih menyakinkan. Barcelona tampak lebih mengusai permainan dan bermain dengan sangat tenang sehingga barisan pertahanan dari Real Madrid dapat di jebol sebanyak 3 kali. Di babak pertama tampak bahwa Real Madrid masih mampu mengimbangi tempo permainan dari Barcelona namun setelah pertandingan memasuki babak kedua terlihat bahwa permainan dari Barcelona jauh belih bagus.

Luis Suares dibantu oleh Ousmane Dembele berhasil memecahkan kebuntuan di menit ke-50. kedudukan dengan cepat berubah di menit ke-69 setelah umpan dari Ousmane Dembele salah di anulir oleh pemain bertahan dari Real Madrid sehingga berbuah gol bagi Barcelona. Agregat keduanya kini menjadi 1-3 dan Real Madrid tampak kehilangan gaya permainan setelah waktu dari permainan tampak kurang cukup untuk mengejar ketinggalan mereka atas Barcelona.

Usaha dari Real Madrid kian merosot ketika di menit ke-73 wasit menghadiahkan sebuah pinalti bagi Barcelona. Pinalti tersebut kemudian di eksekusi dengan baik oleh Luis Suares dan jarak keduanya menjadi kian jauh. Tertinggal 3-0 membuat pasukan Real Madrid tampak menyerah dari Barcelona dan hingga pertandingan berakhir tampak bahwa tim tuan rumah tidak mampu memberikan perlawanan. Barcelona menang lewat dwigol yang dicetak oleh Luis Suares dan berhak mendapatkan tiket ke final Copa del Rey.

Manchester United Hadapi Badai Cedera Usai Lawan Liverpool

Manchester United Hadapi Badai Cedera Usai Lawan Liverpool

Manchester United di bawah asuhan manajer interim Ole Gunnar Solskjaer telah melewati lawa berat melawan Liverpool yang saat ini berada di posisi pertama klasemen Liga Inggris. Pertandingan keduanya berakhir dengan skor kacamata namun posisi dari Manchester United berhasil di geser oleh Arsenal dengan selisih 1 poin diantara keduanya.

Manchester United memang menargetkan satu tiket Liga Champions di musim ini sejak di tinggal oleh pelatih mereka Jose Mourinho. Di pertandingan selanjutnya Manchester United akan melawan Crystal Palace dan di predikasikan sejumlah besar pemain inti dari Setan Merah akan absen karena cedera yang di alami saat melawan Liverpool.

Ander Herrera, Juan Mata, serta Jesse Lingard udah pasti akan absen dalam pertandingan tersebut karena sudah berada dalam kondisi cedera saat melawan Liverpool di pekan lalu. Di babak pertama pertandingan melawan Liverpool tersebut Ole Gunnar Solskjaer sampai harus menggunakan jatah pergantian tiga pemain karena cedera yang terjadi di lapangan.

Marcus Rashford merupakan penyerang utama dari United juga masih dalam kondisi yang kurang baik karena engkel kakinya di kabarkan tengah dalam kondisi cedera dan harus menunggu pemeriksaan lebih lanjut untuk di putuskan dapat di mainkan di laga selanjutnya. Dampak cedera ini mungkin akan mempengaruhi hasil positif yang masih diraih oleh Manchester United usai di kalahkan oleh Paris Saint-Germain beberapa saat yang lalu.

Jose Mourinho Kecam Aksi berontak Kepa Arrizabalaga

Jose Mourinho Kecam Aksi berontak Kepa Arrizabalaga

Final Piala Liga Inggris telah berakhir dan di menangkan oleh Manchester City dengan penantangnya adalah klub Chelsea yang di asuh oleh Maurizio Sarri. kedua tim bermain sama kuat dalam waktu normal 2×45 menit dan dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Pertandingan kemudian di lanjutkan ke babak adu pinalti untuk mendapatkan pemenang dari Final Piala Liga Inggris tersebut.

Salah satu insiden menarik yang di sorot oleh media hingga publik saat pertandingan selesai adalah aksi dari penjaga gawang Chelsea yakni Kepa Arrizabalaga yang menolak perintah dari manajer Chelsea. Jose Mourinho yang merupakan mantan dari pelatih Chelsea juga ikut bicara dalam penolakan yang dilakukan oleh Kepa Arrizabalaga. menurut Mourinho hal yang dilakukan oleh Kepa Arrizabalaga sangat tidak pantas.

Keinginan untuk tetap bertahan di lapangan dan membela gawang saat adu pinalti mungkin merupakan sesuatu yang positif karena rasa percaya diri dari pemain sangat di perlukan untuk memenangkan pertandingan. Hal tidak baik yang dilakukan adalah menolak perintah dari sang pelatih untuk digantikan posisinya oleh rekannya. Maurizio Sarri ingin melakukan pergantian pemain dikarena kondisi dari Kepa Arrizabalaga yang terlihat sudah tidak memungkinkan untuk membela tim saat adu pinalti.

Willy Caballero yang di tunjuk untuk menggantikan Kepa Arrizabalaga menjadi salah satu pihak yang paling buruk karena terlibat dalam situasi yang menegangkan tersebut. Sedangkan Maurizio Sarri dan jajaran manajer lainnya tampak rapuh dan tidak mampu berbuat apapun karena sikap yang ditunjukkan oleh Kepa Arrizabalaga. Meskipun pada akhirnya kedua pihak telah menjelaskan bahwa insiden tersebut hanya sebuah salah paham namun hal tersebut sangat mencoret citra dari sepakbola Chelsea.

Krzysztof Piatek Jawaban Baru Untuk AC Milan

Krzysztof Piatek Jawaban Baru Untuk AC Milan

Krzysztof Piatek pemain baru yang telah di rekrut oleh AC Milan dalam beberapa waktu terakhir ini telah memberikan semangat baru di AC Milan. Dari lima penampilannya bersama degan AC Milan telah tercipta 7 gol dari kaki sang penyerang tersebut.

Hal ini membuat para fan di San Siro tampak mempunyai kepercayaan diri kembali pada AC Milan. Beberapa kalangan bahkan percaya bahwa AC Milan akan kembali lagi ke masa jayanya saat Andriy Shevchenko atau Kaka masih bermain di San Siro. Tren positif yang dimiliki oleh AC Milan kali ini juga membuat posisi dari pelatih Gennaro Gattuso kian menguat di AC Milan.

Desas desus mengenai pemecatannya telah meredup seiring dengan kemenangan AC Milan dalam beberapa kompetisi belakangan ini. AC Milan juga telah kembali menduduki posisi keempat di Serie A dan hal ini memungkinkan AC Milan untuk tampil di Liga Champions di musim depan dan menjadi pesaing bagi para Klub di Eropa seperti pada masa keemasannya dulu.

Konsistensi dari Piatek dalam 13 laga terakhir yang di miliki oleh AC Milan akan menunjukkan ketajaman dari Klub AC Milan untuk bisa bersaing kembali dalam Liga Champions di musim depan. AC Milan mungkin akan bertumpu pada Krzysztof Piatek untuk musim ini dan juga musim depan sebab telah lama nama baik dari AC Milan tidak kunjung membaik di kancah Eropa.

Ketangguhan dari Krzysztof Piatek kini sudah disamakan oleh para fans AC Milan dengan legenda sepak bola yang pernah ada di San Siro. Piatek membawa AC Milan meraup poin sempurna dengan menjebol gawang Cagliari 3-0, Atalanta 3-1 dan gawang Empoli yang jadi korban terakhir 3-0.

Ole Gunnar Solskjaer Puji Kebolehan Paul Pogba

 Ole Gunnar Solskjaer Puji Kebolehan Paul Pogba

Paul Pogba mengawali musim kali ini bersama dengan Manchester United dengan penampilan yang masih kurang baik di masa kepelatihan Jose Mourinho. Di paruh musim setelah pemecatan dari Jose mourinho maka penampilan dari para pemain Manchester United kian membaik. Tidak hanya itu saja namun Manchester United kini kembali ke masa dimana Setan Merah menjadi momok bagi para Klub yang ada di Inggris.

Paul Pogba khususnya menjadi sorotan dari banyak klub besar di Eropa bahkan Juventus mempunyai kemungkinan untuk memulangkannya kembali ke Serie A. Ole Gunnar Solskjaer yang tampil menggantikan sosok Jose Mourinho ikut memuji kepribadian dan prestasi dari Paul Pogba. Selama ini Paul Pogba mungkin belum bisa menunjukkan potensinya dikarenakan posisi dan kebebasan untuk bermain di lapangan belum cocok dengan pribadi yang dimiliki olehnya.

Kini Paul Pogba mempunyai kebebasan untuk menyerang dan juga bertahan sebab Ole Gunnar Solskjaer menilai bahwa Paul Pogba mempunyai fisik yang baik untuk bertahan dan juga mempunyai tandukan yang tajam ketika menyerang dan kombinasi keduanya ini belum pernah dimiliki oleh gelandang di Eropa. Hingga kini tercatat bahwa Pogba telah berhasil mencetakkan 14 gol dan sepuluh assist dalam 32 penampilannya bersama dengan Manchester United.

Pada pertandingan sebelumnya melawan PSG terlihat bahwa para pemain dari PSG menjaga ketat pergerakan dari Paul Pogba sehingga manchester United gagal meraih kemenangan di leg pertama tersebut. Di pertandingan melawan Liverpool taktik untuk mengepung Paul Pogba mungkin akan terjadi kembali dan di saat itu maka pemain yang lain harus lebih agresif untuk melakukan penyerangan ke daerah Pertahanan Liverpool. Pengalaman melawan Liverpool akan sangat bermamfaat untuk meningkatkan kemampuan dari Paul Pogba di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer.

Marcus Rashford Jadi Idaman Barcelona

Marcus Rashford Jadi Idaman Barcelona

Prestasi baik yang di tunjukkan oleh pemain muda Marcus Rashford di MAnchester United mengundang sejumlah klub untuk mendatangkannya dalam bursa transfer. Klub Raksasa Spanyol yakni Barcelona juga menjadikan Marcus Rashford sebagai target pemain terbaik yang ingin di datangkan sebagai pengganti dari Luis Suares yang sudah memasuki usia 32 tahun.

Barcelona bahkan di kabarkan telah menyiapkan dana yang tidak sedikit untuk mencoba merekrut Marcus Rashford di bursa transfer mendatang. 100 juta Euro menjadi harga yang di tawarkan kepada Manchester united untuk melepas penyerang handal tersebut.

Keinginan dari Barcelona tersebut tentunya tidak akan berjalan dengan mulus pasalnya Manchester United tidak memiliki rencana untuk melepas penyerang muda tersebut. Disisi lain Marcus Rashford di ketahui merupakan fans berat dari Setan Merah dan permainan di Manchester United juga kian membaik setelah di tangani oleh manajer baru mereka yakni Ole Gunnar Solskjaer.

Sejauh ini Marcus Rashford telah mencetakkan sepuluh gol dan 12 assits dari 32 penampilannya di musim ini. Gol terbaik yang pernah dicetak oleh Marcus Rashford saat United berhadapan dengan tottenham hotspur. Marcus Rashford juga telah berhasil merebut posisi penyerang utama di Manchester United setelah sebelumnya posisi tersebut di isi oleh Romelu Lukaku. Marcus Rashford di percaya oleh para fans United masih akan bermain untuk Setan Merah dalam waktu yang lama.

Jurgen Klopp : Reaksi Kepada Niko Kovac Hanya kesalahpahaman

Jurgen Klopp : Reaksi Kepada Niko Kovac Hanya kesalahpahaman

Dalam pertandingan Liga Champions di leg pertama mempertemukan Liverpool dan Buyern Munchen dan pertandingan keduanya diakhiri dengan skor kacamata. Hal menarik yang disorot oleh para fans usai pertandingan selesai adalah reaksi dari Jurgen Klopp yang terlihat marah pada Niko Kovac.

Jurgen Klopp memang terlihat dekat dengan para klub yang ada di Jerman dan usai pertandingan berakhir Juergen Klop memperlihatkan aksi yang cukup ekstrim terhadap Niko Kovac. Niko Kovac sendiri tampak beberapa kali menarik lengan dari pelatih Liverpool tersebut untuk mencoba berbicara.

Insiden yang terjadi tersebut di nilai oleh Jurgen Klopp merupakan sebuah kesalahpahaman. Dalam pertemuan pers Jurgen Klopp menjelaskan bahwa sikap yang ditunjukkannya usai pertandingan bukan sebuah konflik ataupun kemarahan yang ditujukan kepada Niko Kovac.

Hal yang terjadi adalah sebuah kebiasaan usai pertandingan di Inggris maka hal pertama yang dilakukan oleh para pelatih adalah bersalaman terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan bersalaman kepada para pemain. Hal tersebut pastinya bertolak belakang dengan kebiasaan yang ada di Jerman dan Jurgen Klopp paham atas hal tersebut.

Niko Kovac yang tidak mengerti akan hal tersebut meminta maaf kepada Jurgen Klopp karena pelatih Liverpool tersebut terlihat menunggu Niko Kovac untuk datang bersalaman. Di leg kedua nantinya Jurgen Klopp mengaku akan melaukan hal yang biasa dilakukan di tanah Jerman usai pertandingan sehingga kesalahpahaman tersebut tidak terjadi kembali.

Diego Simeone Sambung Kontrak Dengan Gaji Fantastik

Diego Simeone Sambung Kontrak Dengan Gaji Fantastik

Diego Simeone kembali mencatatkan rekornya sebagai pelatih di Atletico Madrid. Selain tampil sebagai pelatih paling sukses dalam sejarah Atletico Madrid kini Diego Simeone menjadi pelatih termahal yang pernah ada di Atletico Madrid. Gaji yang di berikan Atletico Madrid untuk menahan kepergiannya cukup besar bahkan lebih besar dari bayaran yang di berikan untuk mengaet Antoine Griezmann.

Kontrak dari pelatih Diego Simeone sebenarnya baru akan berakhir pada tahun 2020 namun pihak Atletico Madrid secara resmi menyodorkan kontrak baru yang berdurasi hingga tahun 2022 dengan penghasilan yang melebihi Antoine Griezmann yang saat ini berstatus sebagai pemain termahal milik Atletico Madrid. Dari daftar gaji tertinggi yang di muat oleh L’Equippe diketahui bahwa gaji 3,3 juta Euro yang dimiliki oleh Antoine Griezmann hanya dapat dikalahkan oleh Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Pelatih asal Argentina tersebut sejauh ini telah menyumbangkan sedikitnya tujuh buah trofi dalam jangka waktu tujuh tahun. Sejarah Atletico Madrid juga mencatatkan bahwa Diego Simeone pernah mengantarkan Klub manjadi juara pada La Liga musim 2013/2014 dan dirinya juga pernah membawa Atletico hingga ke final Liga Champions di tahun 2016. Diego Simeone memang dikenal sebagai sosok pelatih dengan gaya bertahan yang sempurna. Klub besar seperti Real Madrid dan juga Barcelona bahkan tidak akan mampu memandang remeh terhadap Atletico Madrid yang selalu mampu mencuri peringkat di La Liga Spanyol di sepanjang musim.

Jajaran Klub yang ada di Eropa bahkan kesulitan jika berhadapan dengan Atletico Madrid yang mempunyai gaya bertahan sempurna dan serangan balik yang amat tajam jika tidak di atasi dengan baik. Raksasa Jerman yakni Bayern Munchen bahkan pernah dikalahkan hanya dalam satu kali aksi serangan balik di Liga Champions. Tidak heran jika Atletico Madrid masih percaya dengan asuhan dari pelatih Diego Simeone yang telah mempersembahkan banyak sekali prestasi untuk Klub asal Spanyol tersebut.

Transfer Mohamed Salah Ke Juventus Mustahil Terwujud

Transfer Mohamed Salah Ke Juventus Mustahil Terwujud

Bursa Transfer Musim panas kian mendekat dan berbagai rumor kepindahan sejumlah pemain hebat semakin memanas. Salah satu transfer yang ramai di bicarakan adalah pertukaran Paulo Dybala dengan Mohamed Salah. Banyak pihak membicarakan bahwa Juventus tengah menargetkan Mohamed Salah sebagai pemain incaran dalam Transfer musim panas nanti.

Hal tersebut bahkan di kaitkan dengan Paulo Dybala yang rencananya akan di lepas oleh Juventus untuk mendapatkan Mohamed Salah dari Juventus. Isu yang beredar tersebut kemudian di bantah secara resmi oleh direktur olahraga Juventus Fabio Paratici. Paratici Menegaskan bahwa Paulo Dybala tidak akan di lepas ke tim manapun yang ada di Eropa.

Juventus masih sangat bagus dan Paulo Dybala merupakan bagian yang penting di dalam tim Juventus. Transfer yang di bicarakan di kalangan pesepakbola tidak mungkin akan terwujud karena Juventus masih mampu bersaing dengan tim yang ada di Eropa meski tanpa Mohamed Salah. Paratici juga mengaku bahwa Juventus telah menuntaskan transfer terbesar di musim panas ini dengan mendatangkan pemain hebat dari Arsenal.

Aaron Ramsey merupakan perekrutan terbaik yang sudah dilakukan oleh Juventus mengingat penampilan sang pemain sudah banyak yakni 350 penampilan. untuk Dybala masih terlalu dini bagi Juventus untuk melepaskannya sebab winger Juventus tersebut masih berusia 25 tahun dan masih memiliki potensi yang sangat banyak untuk di sumbangkan ke Juventus. Fabio Paratici masih yakin dengan susunan pemain yang di miliki oleh Juventus dan belum ada perubahan yang cukup banyak sampai pada awal musim depan nantinya.

Girona Perpanjang Rekor Buruk Madrid

Girona Perpanjang Rekor Buruk Madrid

Secara mengejutkan Real Madrid di kalahkan oleh Girona di markas mereka sendiri. Di permalukan usai memimpin pertandingan di babak pertama memperpanjang rekor buruk yang dialami oleh Real Madrid di musim ini. Kemenangan Girona ini merupakan rekor kemenangan pertama dari pertemuan mereka selama di La Liga Spanyol. kemenangan Girona di Santiago Bernabeu ini juga membawa Girona menjauh dari zona degradasi.

Untuk Real Madrid kekalahan ini menempatkannya di urutan ketiga Klasemen sementara dengan ketinggalan 2 poin dari Atletico Madrid dan sembilan poin dari Barcelona. Real Madrid yang tampil di hadapan fans sebenarnya memberikan permainan yang baik di sepanjanga pertandingan. Real Madrid juga sempat memimpin pertandingan di babak pertama lewat gol yang di cetak oleh Casemiro di menit ke-25.

Di sisa pertandingan di babak pertama Real Madrid masih memberikan tekanan yangberat untuk Girona namun hal tersebut masih belum memberikan hasil untuk Real Madrid di babak kedua. Girona yang mengalami ketinggalan di babak pertama tampil lebih baik dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol pinalti yang berhasil di eksekusi dengan baik oleh Stuani di babak ke-63. Sergio Ramos menjadi biang dari pinalti yang di hadiahkan oleh Girona karena menahan bola dengan menggunakan tangannya di area terlarang.

Usai menyamakan kedudukan Girona kembali memberikan tekanan dan berhadil membalikkan keadaan menjadi 2-1 di menit ke-75 lewat tandukan dari Portu. Usai barbalik menang maka Real Madrid memasukkan Vinicius Junior dan Gareth Bale untuk mengejar ketinggalan mereka. Usaha Real Madrid kemudian menemui jalan buntuk ketika Sergio Ramos mendapatkan dua kartu kuning. Hingga pertandingan berakhir Real Madrid masih belum mampu mengejar ketinggalan dan harud menyerahkan kemenangan kepada Girona dengan skor akhir 2-1.