Maurizio Sarri Punya Taktik Untuk Kalahkan City

Maurizio Sarri Punya Taktik Untuk Kalahkan City

Diakhir pekan ini Maurizio Sarri dan pasukannya kembali akan melawan Manchester City namun kali ini Chelsea akan bertandang ke markas Manchester City di Etihad Stadium. Di bulan Desember lalu Chelsea sukses mengalahkan pasukan Pep Guardiola dengan skor 2-0 di Stamford Bridge. Chelsea dan juga Maurizio Sarri menjadi tim pertama di Inggris Premier yang berhasil memukul jatuh Manchester City.

Kekalahan Manchester city kemudian berlanjut saat melawan Crystal Palace, Leicester City dan Newcastle United sehingga membuat jarak dengan Liverpool semakin jauh namun dalam beberapa pertandingan terakhir ini Manchester City telah bangkit kembali dan menyapu bersih semua pertandingan yang ada. Kini Manchetser City telah berada di puncak Klasemen dengan kemenangan selisih gol dari Liverpool.

Maurizio Sarri yang akan kembali menghadapi Manchester City mengaku bahwa laga kali ini akan jauh lebih berat sebab pasukan Chelsea harus bertandang ke markas City. Maurizio Sarri mengaku telah mempunyai taktik untuk menahan Manchester City untuk kedua kalinya dimusim ini. Manchester City memang mempunyai serangan yang tajam dan tugas dari Chelsea adalah meminimalkan potensi peluang yang akan di ciptakan oleh Manchester City dalam pertandingan tersebut.

Ketika Pasukan Chelsea mendapatkan bola maka kecepatan dalam melakukan serangan ke titik pertahanan Manchester City harus segera terlaksana. Dengan kecepatan maka serangan dari Chelsea kemungkinan besar tidak akan mampu di bendung oleh City seperti yang terjadi di bulan Desember lalu. Maurizio Sarri juga menambahkan bahwa saat ini Chelsea mempunyai juru kunci baru yakni gonzalo higuain yang mungkin akan menjadi titik balik dalam pertandingan nantinya.

Mohamed Salah Mungkin Jadi Korban Aksi Rasisme

Mohamed Salah Mungkin Jadi Korban Aksi Rasisme

Pertandingan antara West Ham United dan Liverpool telah berkahir pada beberapa waktu lalu namun dalam pertandingan tersebut masih menyisakan beberapa insiden yang mungkin tidak di ketahui oleh banyak pihak. Muhamed Salah menjadi salah satu korban dalam aksi rasisme yang terjadi di London Stadion.

Dalam vidio yang terekam di London Stadion tersebut terlihat bahwa salah satu pendukung dari West Ham United melakukan aksi Rasisme tersebut dan di tujukan kepada Mohamed Salah yang sedang bertanding saat itu. Suporter West Ham United tersebut menyuarakan hinaan dengan nada rasisme yang berkenaan dengan kepercayaan yang diyakini oleh Mohamed Salah.

Rekaman Video tersebut sudah tersebar di media sosial dan pihak dari West Ham United mengaku akan menindak lanjuti segala bentuk kekerasan yang ada di dalam London Stadion. Seperti yang telah di publikasikan oleh West Ham United bahwa mereka sangat tidak mentoleransi bentuk kekerasan dan perilaku kasar.

Terlepas dari usia, ras, agama, kepercayaan, status pernikahan, kehamilan, jenis kelamin, orientasi seksual, penegasan kembali jenis kelamin dan kekurangan fisik semuanya di sambut dengan baik di London Stadion. Jika benar pelaku Rasisme tersebut melanggat aturan maka West Ham United akan memberikan data diri pelaku tersebut ke pihak kepolisian untuk di proses dan akan dilarang untuk memasuki London Stadion seumur hidup.

West Ham United secara tegas menyatakan bahwa tidak menerima pelaku dengan aksi kekerasan seperti itu di London Stadion. Dalam pertandingan tersebut West Ham United memang sukses menahan Liverpool dengan skor 1-1 namun insiden yang terjadi tersebut cukup merugikan bagi Liverpool khususnya Mohamed Salah.

Liverpool Bakal Jalani Laga Kontra Bayern Munich Tanpa Van Dijk Dan Gomez

Liverpool Bakal Jalani Laga Kontra Bayern Munich Tanpa Van Dijk Dan Gomez

Liverpool yang lolos ke babak 16 besar Liga Champions akan bejumpa dengan Bayern Munich di pertengahan bulan Februari nanti. Anfield akan menjadi tempat di laksanakannya pertandingan besar kedua klub tersebut.

Bermain di depan pendukung sendiri akan menjadi keunggulan bagi Liverpoll namun hal tersebut belum memastikan kemenangan bagi Liverpool pasalnya tim yang akan di hadapinya merupakan tim raksasa Bundesliga. Laga ini tentunya akan menjadi laga berat bagi pasukan Jurgen Klopp pasalnya dalam pertandingan tersebut Virgil Van Dijk dan Joe Gomez tidak akan ikut berpartisipasi.

Virgil Van Dijk masih dalam skor akibat 3 kartu kuning yang di terimanya dalam fase grup. Joe Gomez juga tidak dapat menggantikan posisi dari Virgil Van Dijk karena masih mengalami cedera dan di prediksikan belum akan pulih dalam waktu dekat. Di laga sebelumnya saat bermain melawan Leicester City tampak bahwa Liverpool hanya mampu bermain imbang di kandang sendiri. Di laga selanjutnya Liverpool masih akan bertading melawan West Ham United dan Bournemouth sebelum melakoni laga Liga Champions melawan Bayern Munich.

Jurgen Klopp juga menjelaskan bahwa skema pertandingan melawan Bayern Munich akan cukup berat karena kondisi tim tidak akan sempurna karena kedua pemain Virgil Van Dijk dan Joe Gomez tidak dapat di mainkan. Laga tersebut harus diselesaikan dengan hati hati oleh tim Liverpool karena Bayern Munich akan sangat menyusahkan ketika di biarkan begitu saja.

Jurgen Klopp Keluhkan Salju Di Anfield Saat Lawan Leicester City

Jurgen Klopp Keluhkan Salju Di Anfield Saat Lawan Leicester City

Liverpool yang tengah berada di puncak Klasemen Liga Inggris Premier terus mencoba untuk memperbesar jarak dengan pesaing mereka Manchester City yang berada di posisi kedua. Keinginan untuk terus menang nampaknya tidak berjalan mulus ketika melawan Leicester City Di Anfield.

Liverpool yang bermain di kandang sendiri sempat unggul terlebih dahulu di menit awal pertandingan lewat gol yang di cetak oleh Sadio Mane. Keunggulan Liverpool tersebut dapat di balas oleh Leicester City sebelum babak pertama pertandingan berakhir. Hingga akhir pertandingan kedua tim tidak menambahkan gol dan skor berakhir dengan kedudukan sama yakni 1-1.

Kegagalan Liverpool dalam mengamankan 3 poin di pertandingan tersebut di keluhkan oleh pelatih mereka. Jurgen Klopp menilai bahwa kondisi lapangan yang bersalju menjadi salah satu faktor Liverpool gagal mendapatkan hasil maksimal dalam pertandingan melawan Leicester City.

Salju yang lebat membuat pergerakan bola menjadi tidak seimbang sehingga kontrol terhadap bola menjadi lebih sulit. Hal tersebut membuat para pemain yang diasuhnya tampil tidak sempurna karena terhambat pergerakannya. Meskipun di babak kedua kondisi lapangan di area gawang Leicester City sudah sedikit di bersihkan oleh petugas lapangan di Anfield namun hal tersebut masih di anggap sebagai salah satu faktor kegagalan dalam meraih kemenangan. Di laga selanjutnya Liverpool aja bertandang ke markas West Ham United dan Manchester Citu akan melakoni laga berat melawan Arsenal.

Manchester City Kembali Perketat Jarak Dengan Liverpool

Manchester City Kembali Perketat Jarak Dengan Liverpool

Manchester City yang beberapa waktu lalu sempat tertinggal poin dari Liverpool karena mengalami beberapa kekalahan beruntun. Kini jarak keduanya kembali menipis lantaran Manchester City bermain dengan sangat konsisten dan berhasil memenangkan laga terahirnya di pekan ini melawan Huddersfield Town.

Di sisi lain Liverpool yang menjamu Crystal Palace harus bermain cukup keras untuk mendapatkan kemenangan pasalnya Liverpool kecolongan gol terlebih dahulu dan harus saling susul menyusul dengan Crystal Palace. The Reds akhirnya berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 4-2. Huddersfield Town yang baru saja memutuskan hubungan dengan pelatih mereka David Wagner harus menelan kekalahan saat bermain di kandang sendiri melawan Manchester City. Tuan rumah di paksa menelan kekalahan tiga gol tanpa balasan.

Gol pertama dari Manchester City berhasil di cetak di menit ke-18 oleh Danilo yang melancarkan sepakan keras ke arah gawang Huddersfield Town. Ketinggalan gol dari Manchester City membuat Huddersfield Town harus menajamkan lini serang mereka namun kesempatan untuk menyamakan kedudukan sepertinya musnah ketika dua gol cepat di lakukan oleh Manchester City.

Raheem Sterling dan Sane masing masing mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-54 dan ke-56. kesempatan untuk mencetak gol ke-empat bagi Manchester City sebenarnya tercipta di empat menit menjelang akhir pertandingan namun penyelesaian dari Bernardo Silva masih belum sempurna dan pertandingan berakhir dengan skor 3-0.