Image result for tulisan stroke

Dimana stroke remaja sangatlah jarang terjadi. Perlu diketahui bahwa usia stroke paling sering terjadi terhadap orang dewasa dengan usia diatas 65 ( Enam Puluh Lima ) tahun. Anak-anak yang mengalami kesehatan tertentu serta wanita hamil yang bisa mengalami risiko stroke dengan peningkatan yang sangat kecil, akan tetapi terhadap kalangan remaja hal ini sangatlah berbeda.

Adapun beberapa penyebab utama risiko stroke ini dapat terjadi terhadap remaja, seperti

1. Kelainan Pembuluh Darah

Seperti malformasi arteri serta aneurisma otak, hal ini mungkin dapat memicu timbulnya gumpalan yang berdampak terhadap stroke iskemik, akan tetapi lebih mudah pecah, dan ini yang dapat menyebabkan stroke hemoragik.

2. Kolesterol Tinggi

Penyakit ini sangat jarang terjadi terhadap mereka yang masih remaja, namun beberapa gangguan metabolisme bawaannya yang dapat menimicu naiknya kadar kolestrol dalam tubuh, penyakit serebrovaskular, penyakit jantung serta risiko stroke menjadi semakin meningkat.

3. Hipertensi

Hal ini tidak terlalu umum terjadi terhadap remaja karena biasanya adalah sebuah tanda yang muncul dari penyakit mendis, contohnya hormon yang tidak seimbang didalam tubuh. Penyakit ini jika tidak segera di obati maka akan berdampak terhadap pembuluh darah serta bisa memicu timbulnya penyakit stroke ataupun jantung.

4. Kanker

Dapat memicu timbulnya pembentukan sebuah gumpalan darah yang disebabkan oleh berubahnya fisiologi tubuh serta dapat menjadi konsekuensi dari berbagai alternatif pengobatan antikanker lainnya.

5. Penyakit jantung

Hal ini dapat berakibat terhadap detak jantung yang tak teratur, serangan jantung ataupun masalah lainnya yang terkait fungsi jantung dimana semuanya dapat memicu risiko stroke. Umumnya penyakit jantung bawaan ini dapat didiagnosi di saat umur yang masih sangat mudah, akan tetapi dianjurkan untuk semua remaja untuk melakukan pengecekan kesehatan agar dapat terdeksi masalah yang terjadi dalam tubuh.

Itulah beberapa penyebab stoke dapat terjadi terhadap kalangan remaja.

Comments are closed.