Diego Costa Segera Akhiri Musim Di La Liga

Diego Costa Segera Akhiri Musim Di La Liga

Pertandingan antara Atletico Madrid dan Barcelona masih menyisakan konflik di antara wasit dan juga Diego Costa. Dalam pertandingan yang berlansung dengan ketat tersebut terjadi sebuah insiden yang melibatkan wasit Jesus Manzano dan juga penyerang Diego Costa. Diego Costa melakukan penghinaan terhadap wasit yang sedang bertugas saat itu dan dengan cepat kartu merah di keluarkan oleh wasit untuk menindaklanjuti aksi dari Diego Costa tersebut.

Tidak terima dengan kartu merah tersebut maka Diego Costa secara langsung menarik tangan dari wasit dan mengajukan protes keras. Dari laporan yang di tulis oleh wasit tercatat bahwa kata seperti Ibumu Seorang Pelacur di lontarkan oleh Diego Costa saat itu. Ketegangan tersebut kemudian di selidiki oleh Federasi Sepakbola Spanyol.

Federasi Sepakbola Spanyol kemudian menjatuhkan larangan bermain kepada Diego Costa sebanyak 8 pertandingan di La Liga. Empat kali larangan bermain karena melakukan penghinaan kepada wasit dan empat lainnya karena menarik tangan wasit yang telah mengeluarkan kartu merah. Dari tayangan ulang yang di tinjau oleh Federasi Sepakbola Spanyol terlihat bahawa aksi dari Diego Costa tersebut terjadi pada menit ke-28 dan Gerard Pique dari Barcelona sudah mencoba untuk mendamaikan keadaan tersebut.

Federasi Sepakbola Spanyol memberikan waktu kepada pihak Atletico Madrid untuk melakukan banding atas keputusan yang telah di keluarkan untuk Diego Costa. Jika atletico tidak mengajukan banding hingga waktu yang sudah di berikan habis maka Diego Costa di pastikan akan menutup La Liga pada musim ini lebih cepat. Hal tersebut di karenakan Atletico hanya menyisakan tujuh pertandingan di La Liga musim ini dan terpaut 11 poin dari Barcelona yang berada di puncak Klasemen saat ini.

Lucas Hernandez Resmi Merapat Ke Bayern Munich

Lucas Hernandez Resmi Merapat Ke Bayern Munich

Bek handal milik Atletico Madrid akan segera merapat ke Raksasa Bundesliga Jerman di bawah naungan klub Bayern Munich. Pemain tim nasional Prancis tersebut akan menjalani kontrak dengan Bayern Munich hingga tahun 2024 mendatang. Harga 80 juta Euro menjadi kesepatan kepindahan dari Lucas Hernandez di musim mendatang.

Bek handal ini sangat di butuhkan untuk memperkuat barisan pertahanan dari Bayern Munich. Lucas Hernandez dapat di mainkan di sisi pertahanan kanan maupun di kiri sebab dirinya sangat baik di sektor tersebut. Direktur eksekutif Atleti Miguel Angel Gil Marin memang telah memgeluarkan opini terkait transfer pemain tersebut di bulan Desember lalu dan hal tersebut kini benar benar terwujud.

Lucas Hernandez mungkin dapar melanjutkan tradisi permainannya di Bayern Munich nantinya. terlepas dari itu kini kondisi dari Lucas Hernandez tengah mengalami cedera lutut. Cedera tersebut telah mendapatkan penanganan medis dari dokter dan harus segera menjalani operasi untuk bisa segera pulih di musim depan. Lucas Hernandez sendiri mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pendukung Atletico Madrid dan juga semua jajaran di dalam klub yang telah mendukungnya selama 12 tahun di dalam La Liga.

Lucas Hernandez bahkan menyatakan bahwa dirinya siap untuk membela Bayern Munich sebab Klub tersebut sangat besar di Jerman dan akan sangat berpotensi untuk dirinya bisa meraih banyak prestasi dan juga trofi. Lucas Hernandez ingin segera menjalani operasi kesembuhannya agar bisa segera bermain dilapangan bersama rekan rekan barunya di Bayern Munich.

Diego Simeone Sambung Kontrak Dengan Gaji Fantastik

Diego Simeone Sambung Kontrak Dengan Gaji Fantastik

Diego Simeone kembali mencatatkan rekornya sebagai pelatih di Atletico Madrid. Selain tampil sebagai pelatih paling sukses dalam sejarah Atletico Madrid kini Diego Simeone menjadi pelatih termahal yang pernah ada di Atletico Madrid. Gaji yang di berikan Atletico Madrid untuk menahan kepergiannya cukup besar bahkan lebih besar dari bayaran yang di berikan untuk mengaet Antoine Griezmann.

Kontrak dari pelatih Diego Simeone sebenarnya baru akan berakhir pada tahun 2020 namun pihak Atletico Madrid secara resmi menyodorkan kontrak baru yang berdurasi hingga tahun 2022 dengan penghasilan yang melebihi Antoine Griezmann yang saat ini berstatus sebagai pemain termahal milik Atletico Madrid. Dari daftar gaji tertinggi yang di muat oleh L’Equippe diketahui bahwa gaji 3,3 juta Euro yang dimiliki oleh Antoine Griezmann hanya dapat dikalahkan oleh Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Pelatih asal Argentina tersebut sejauh ini telah menyumbangkan sedikitnya tujuh buah trofi dalam jangka waktu tujuh tahun. Sejarah Atletico Madrid juga mencatatkan bahwa Diego Simeone pernah mengantarkan Klub manjadi juara pada La Liga musim 2013/2014 dan dirinya juga pernah membawa Atletico hingga ke final Liga Champions di tahun 2016. Diego Simeone memang dikenal sebagai sosok pelatih dengan gaya bertahan yang sempurna. Klub besar seperti Real Madrid dan juga Barcelona bahkan tidak akan mampu memandang remeh terhadap Atletico Madrid yang selalu mampu mencuri peringkat di La Liga Spanyol di sepanjang musim.

Jajaran Klub yang ada di Eropa bahkan kesulitan jika berhadapan dengan Atletico Madrid yang mempunyai gaya bertahan sempurna dan serangan balik yang amat tajam jika tidak di atasi dengan baik. Raksasa Jerman yakni Bayern Munchen bahkan pernah dikalahkan hanya dalam satu kali aksi serangan balik di Liga Champions. Tidak heran jika Atletico Madrid masih percaya dengan asuhan dari pelatih Diego Simeone yang telah mempersembahkan banyak sekali prestasi untuk Klub asal Spanyol tersebut.

Girona Perpanjang Rekor Buruk Madrid

Girona Perpanjang Rekor Buruk Madrid

Secara mengejutkan Real Madrid di kalahkan oleh Girona di markas mereka sendiri. Di permalukan usai memimpin pertandingan di babak pertama memperpanjang rekor buruk yang dialami oleh Real Madrid di musim ini. Kemenangan Girona ini merupakan rekor kemenangan pertama dari pertemuan mereka selama di La Liga Spanyol. kemenangan Girona di Santiago Bernabeu ini juga membawa Girona menjauh dari zona degradasi.

Untuk Real Madrid kekalahan ini menempatkannya di urutan ketiga Klasemen sementara dengan ketinggalan 2 poin dari Atletico Madrid dan sembilan poin dari Barcelona. Real Madrid yang tampil di hadapan fans sebenarnya memberikan permainan yang baik di sepanjanga pertandingan. Real Madrid juga sempat memimpin pertandingan di babak pertama lewat gol yang di cetak oleh Casemiro di menit ke-25.

Di sisa pertandingan di babak pertama Real Madrid masih memberikan tekanan yangberat untuk Girona namun hal tersebut masih belum memberikan hasil untuk Real Madrid di babak kedua. Girona yang mengalami ketinggalan di babak pertama tampil lebih baik dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol pinalti yang berhasil di eksekusi dengan baik oleh Stuani di babak ke-63. Sergio Ramos menjadi biang dari pinalti yang di hadiahkan oleh Girona karena menahan bola dengan menggunakan tangannya di area terlarang.

Usai menyamakan kedudukan Girona kembali memberikan tekanan dan berhadil membalikkan keadaan menjadi 2-1 di menit ke-75 lewat tandukan dari Portu. Usai barbalik menang maka Real Madrid memasukkan Vinicius Junior dan Gareth Bale untuk mengejar ketinggalan mereka. Usaha Real Madrid kemudian menemui jalan buntuk ketika Sergio Ramos mendapatkan dua kartu kuning. Hingga pertandingan berakhir Real Madrid masih belum mampu mengejar ketinggalan dan harud menyerahkan kemenangan kepada Girona dengan skor akhir 2-1.

Gol Tunggal Antoine Griezmann Cukup Menangkan Atletico Madrid

 Gol Tunggal Antoine Griezmann Cukup Menangkan Atletico Madrid

Atletico Madrid nampaknya mendapatkan udara segar setelah sebelumnya mengalami dua kekalahan beruntuk melawan Real Betis dan juga Real Madrid. Dalam laga lanjutan La Liga Spanyol kali ini Atletico Madrid harus berkunjung ke markas Rayo Vallecano. Kemenangan kali ini di markas Rayo Vallecano membalikkan posisi Atletico Madrid di peringkat kedua dengan jarak empat poin dari Barcelona yang berada di peringkat pertama dan unggul dua poin dari pesaing terdekat mereka yakni Real Madrid.

Dalam pertandingan Atletico tampil tidak begitu agresif dan lebih sering berada dalam tekanan tim tuan rumah. Kiper Jan Oblak berkali kali melakukan penyelamatan bagus untuk mencegak tuan rumah mencetak keunggulan. Rayo Vallecano tertalu fokus untuk menyerang dan melupakan bahwa tim tamu punya teknik pertahanan sempurna yang akan sangat sulit untuk di tembus oleh pasukan dari tim tuan rumah.

Anak asuh Diego Simeone memainkan taktik pertahanan mereka dan berhasil mencuri keunggulan dengan serangan balik cepat lewat kerja sama yang baik antara Antoine Griezmann dan juga Alvaro Morata. Gol tunggal yang di cetak oleh Antoine Griezmann di menit ke-74 tersebut cukup untuk membawa Atletico menang dan memetik tiga poin penuh.

Di masa Injury time juga tercatat bahwa Rayo Vallecano hampir saja menyamakan kedudukan namun aksi dari Jan Oblak kembali berhasil menyelamatkan Atletico dari kebobolan terhadap usaha dari tim tuan rumah. Kekalahan Rayo Vallecano dari Atletico Madrid kali ini membuat mereka masih belum beranjak dari zona degradasi di musim ini.