Mauricio Pochettino Percaya Manchester City Mampu Raih Quadruple

Mauricio Pochettino Percaya Manchester City Mampu Raih Quadruple

Manchester City kini menjadi salah satu jawara di Inggris yang memungkinkan untuk meraih empat gelar sekaligus dalam musim ini. Sejauh ini mereka telah berhasil mendapatkan gelar juara Piala Liga pada bulan Februari lalu. Manchester City juga telah berhasil lolos ke babak final dalam perebutan piala FA. Lawan yang akan mereka hadapi di final adalah watford dan pertandingan akan di langsungkan pada bulan Mei mendatang.

Di dalam Liga Primer Inggris masih terjadi perebutan di puncak Klasemen antara Liverpool dan Manchester City. Selisih dua poin diantara keduanya sanggat memungkinkan untuk Manchester City menjadi juara jika berhasil menyapu bersih semua pertandingan. Di ajang bergengsi Liga Champions aktivitas dari Manchester City masih berlanjut dan pada pertengahan minggu ini mereka akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur untuk leg pertama di perempat-final Liga Champions.

Mauricio Pochettino yang akan melawan pasukan dari Pep Guardiola mengaku bahwa kemungkinan untuk Tottenham Hotspur tersingkir sangat besar. Mauricio Pochettino percaya bahwa keinginan Manchester City untuk mendapatkan Quadruple bukan omong kosong belaka. Pelatih yang mereka miliki merupakan salah satu sosok yang terbaik di dunia dan di tambah dengan pemain yang berkualitas maka tidak mustahil jika gelar juara kali ini akan mampu mereka sapu bersih semua.

Pencapaian Manchester City di musim ini memang cukup baik dan para pemain yang mereka miliki bermain dengan sangar konsisten. Mereka terlihat lebih banyak mendapatkan kemenangan dari pada menerima kekalahan di musim ini. Dalam sepakbola sudah jelas jika para pemain harus berlari lebih kencang untuk mendapatkan bola seperti yang di lakukan oleh para pemain dari Manchester City. keinginan untuk menjadi juara dan bertarung dengan baik merupakan hal yang membedakan setiap klub.

Mauricio Pochettino: Kemenangan Liverpool Adalah Sesuatu Yang Buruk

Mauricio Pochettino: Kemenangan Liverpool Adalah Sesuatu Yang Buruk

Mauricio Pochettino mengaku bahwa anak asuhannya mengalami kekalahan saat bermain melawan Liverpool pekan ini. Sang pelatih menilai bahwa kekalahan tersebut tidak seharusnya di terima oleh Tottenham Hotspur karena anak asuhannya tersebut telah bermain dengan sangat baik. Dengan bermodalkan pemain mahal maka Liverpool sudah sepatutnya dapat menunjukkan level permainan yang berada jauh di atas Tottenham Hotspur.

Mauricio Pochettino yakin jika Tottenham Hotspur telah berada dalam jalur persaingan yang tepat saat ini. Kekecewaan karena kekalahan memang terasa namun dirinya jauh lebih bangga dengan permainan yang telah di berikan oleh para pemainnya dalam pertandingan tersebut. Dengan modal pemain saat ini maka dapat di percaya bahwa The Lilywhites mampu bersaing di tinggal teratas di Liga Inggris Premier untuk musim mendatang.

Mahalnya skuat Liverpool dan kurangnya ketajaman dalam permainan yang di berikan oleh Liverpool membuat banyak pihak menilai bahwa kemenangan yang raih oleh The Reds sangat buruk. Dengan permainan yang buruk maka tidak sepatutnya jika kemenangan menjadi milik Liverpool namun hal tersebut di bantah oleh Jurgen Klopp yang menilai bahwa siutasi jauh berpihak pada Liverpool dan kemenangan tetaplah sebuah kemenangan dan kondisi tersebut tidak bisa diubah.

Seperti yang telah di ketahui bahwa Pochettino dan para pemain Spurs berhasil menahan imbang Livepool hingga menit pertandingan memasuki masa injury time dan di sanalah insiden gol bunuh diri yang dilakukan oleh Toby Alderweireld membuat Livepool mendapatkan kemenangan secara tidak terduga. Mauricio Pochettino bahkan menyatakan bahwa dengan kualitas dan mahalnya pemain dari Liverpool seharusnya mampu menang dengan cara menyakinkan dan bukan dengan sekedar gol bunuh diri di menit akhir pertandingan.

Wayne Rooney Yakin Mauricio Pochettino Pantas Untuk Manchester United

Wayne Rooney Yakin Mauricio Pochettino Pantas Untuk Manchester United

Mantan pemain Manchester United yakni Wayne Rooney menilai bahwa Manchester United akan sangat memerlukan pelatih handal untuk menggantikan sosok dari Jose Mourinho. Sejauh ini peran Ole Gunnar Solskjaer yang menggantikan posisi Jose Mourinho cukup baik dan berkemungkinan untuk di permanenkan di musim depan.

Pihak Manchester United sejauh ini masih belum memberikan komentar resmi terkait masa depan Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United. Wayne Rooney mendukung agar Manchester united mempermanenkan Ole Gunnar Solskjaer namun jika opsi lainnya di pilih oleh Manchester United maka Wayne Rooney menyarankan agar Mauricio Pochettino menjadi kandidat untuk pelatih United di musim depan.

Rooney menilai bahwa Mauricio Pochettino merupakan sosok pelatih ideal yang mampu meningkatkan potensi para pemain di Manchester United. Mauricio Pochettino juga di kenal sebagai sosok pelatih yang mampu mengali keluar potensi dari para pemain muda. Menurut sumber ESPN FC bulan lalu menyebutkan bahwa Ed Woodward masih menargetkan Mauricio Pochettino sebagai sosok pelatih ideal namun beberapa opsi lain masih menjadi pertimbangan bagi United di musim depan.

Beberapa nama lain yang mungkin akan menjadi kandidat pelatih United adalah Massmiliano Allegri dari Juventus, Diego Simeone dari Atletico Madrid dan juga Zinedine Zidane yang telah hengkang dari Real Madrid. Terlepas dari opsi tersebut maka para fans Setan Merah masih mendukung penuh agar Manchester United memberikan kesempatan bagi Ole Gunnar Solskjaer menjadi pelatih permanen mengingat prestasi yang dibuatnya sejak di tinggalkan oleh jose Mourinho.

Tottenham Hotspur Tanpa Harry Kane Harus Gugur Di Piala FA

Tottenham Hotspur Tanpa Harry Kane Harus Gugur Di Piala FA

Tottenham Hotspur yang kehilangan beberapa pemain inti setelah kalah melawan Chelsea kini dipaksa bermain dengan susunan pemain yang tidak lengkap. Pelatih Mauricio Pochettino melakukan perubahan yang cukup banyak dalam susunan pemain saat melawan Crystal Palace di Piala FA.

Harry Kane dan Dele Alli harus absen dalam pertandingan tersebut dan membuat Spurs kehilangan tempo permainaannya saat melawan Crystal Palace. Di menit awal pertandingan saja Crystal Palace telah mampu memimpin pertandingan lewat gol yang di cetak oleh C. Wickham di menit ke-9. Tanpa perlawanan yang banyak maka Tottenham Hotspur menelan dua kali kebobolan gol di babak pertama.

Gol kedua selanjutnya di cetak oleh pasukan The Eagles lewat hadiah pinalti yang di berikan oleh wasit setelah hand ball yang terjadi di area terlarang. Andros Townsend yang menjadi algojo berhasil mengeksekusi bola dengan baik dan menggandakan keunggulan untuk Crystal Palace. Di babak kedua pasukan Pochettino juga tidak mampu berbuat banyak meskipun Crystal Palace telah menurunkan tempo permainan mereka dan lebih banyak bertahan.

Tanpa sosok Harry Kane dilapangan tampak bahwa Tottenham Hotspur tidak mampu berbuat banyak dalam melawan serangan dari Crystal Palace. Meskipun di babak kedua tampak dominasi pertandingan lebih banyak di lakukan oleh Tottenham Hotspur namun tidak ada gol yang tercipta sepanjang pertandingan di babak kedua tersebut. Pertandingan kedua tim harus berakhir dengan kemenangan Crystal Palace dengan skor 2-0.