Ayah Mbappe Telah Muak Dengan Isu Real Madrid

Stirker PSG yang bernama Kylian Mbappe, tidak akan pindah ke real Madrid pada musim depan. Hal tersebut telah ditegaskan oleh sang ayah pemain yang bernama Willfried Mbappe.

Real Madrid saat ini sedang mencari seorang superstar  baru untuk musim depan. Real Madrid masih belum mendapatkan Pengganti dari Pemain Cristiano Ronaldo yang telah mereka jual ke Klub Juventus pada awal Musim ini.

Ada beberapa nama yang telah Menjadi Incaran Los blancos dan salah satunnya termasuk pemain Kylian Mbappe. Pemain yang berumur 20 tahun ini telah dinilai memiliki potensi untuk menjadi sebuah mesin Gol Seperti Cristiano Ronaldo.

Akan tetapi, menurut sang ayah, isu yang menyebar tentang sang anak, Kylian Mbappe akan meninggalkan PSG itu sangat konyol sekali. Ia juga tidak peduli lagi dengan pemberitaan media soal tentang anaknya.

“Sebelumnya, aku sangat suka membaca dan melihat semuanya, tetapi saat ini tidak lagi. Ini seperti sebuah kue cokelat, jika kalian makan terlalu banyak maka perut kalian akan terasa sakit. Terkadang, ada sedikit informasi yang salah juga,”tandas Wifried terhadap Le Parisien.

“Oke, Mbappe memang seorang Publik figur, tetapi aku tidak mengerti bahwa ada hal-hal setiap hari isu tentang dirinya. Ini sangat memalukan. Aku tidak dapat dapat melakukan hal-hal yang telah dilakukan setiap harinnya. Tetapi terkadang kita membutuhkan sebuah kedamaian. Hari ini semua orang telah mengetahuo nama Kylian Mbappe.”

Pada musim ini Mbappe telah membela PSG pada 37 pertandingan pada semua kompetisi. ia juga telah menyumbangkan 33 gol dan 16 kali assist.

 

Ole Gunnar Solskjaer Puji Kebolehan Paul Pogba

 Ole Gunnar Solskjaer Puji Kebolehan Paul Pogba

Paul Pogba mengawali musim kali ini bersama dengan Manchester United dengan penampilan yang masih kurang baik di masa kepelatihan Jose Mourinho. Di paruh musim setelah pemecatan dari Jose mourinho maka penampilan dari para pemain Manchester United kian membaik. Tidak hanya itu saja namun Manchester United kini kembali ke masa dimana Setan Merah menjadi momok bagi para Klub yang ada di Inggris.

Paul Pogba khususnya menjadi sorotan dari banyak klub besar di Eropa bahkan Juventus mempunyai kemungkinan untuk memulangkannya kembali ke Serie A. Ole Gunnar Solskjaer yang tampil menggantikan sosok Jose Mourinho ikut memuji kepribadian dan prestasi dari Paul Pogba. Selama ini Paul Pogba mungkin belum bisa menunjukkan potensinya dikarenakan posisi dan kebebasan untuk bermain di lapangan belum cocok dengan pribadi yang dimiliki olehnya.

Kini Paul Pogba mempunyai kebebasan untuk menyerang dan juga bertahan sebab Ole Gunnar Solskjaer menilai bahwa Paul Pogba mempunyai fisik yang baik untuk bertahan dan juga mempunyai tandukan yang tajam ketika menyerang dan kombinasi keduanya ini belum pernah dimiliki oleh gelandang di Eropa. Hingga kini tercatat bahwa Pogba telah berhasil mencetakkan 14 gol dan sepuluh assist dalam 32 penampilannya bersama dengan Manchester United.

Pada pertandingan sebelumnya melawan PSG terlihat bahwa para pemain dari PSG menjaga ketat pergerakan dari Paul Pogba sehingga manchester United gagal meraih kemenangan di leg pertama tersebut. Di pertandingan melawan Liverpool taktik untuk mengepung Paul Pogba mungkin akan terjadi kembali dan di saat itu maka pemain yang lain harus lebih agresif untuk melakukan penyerangan ke daerah Pertahanan Liverpool. Pengalaman melawan Liverpool akan sangat bermamfaat untuk meningkatkan kemampuan dari Paul Pogba di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer.