Belum Terkalahkan, Manchester United Rebut Posisi Keempat

Belum Terkalahkan, Manchester United Rebut Posisi Keempat

Paul Pogba dan rekan rekannya kembali memperpanjang hasil positif yang di raih oleh Manchester United setelah di tinggal pergi oleh Jose Mourinho. Sejauh ini Manchester United masih belum terkalahkan dari 11 pertandingan terakhir yang mereka jalani bersama dengan pelatih baru Solskjaer.

Solskjaer juga melakukan banyak perubahan dalam susunan pemain saat melawan Fulham di Craven Cottage. Perubahan pemain dilakukan untuk mempersiapkan pertandingan LIga Champions di pekan depan nanti. Paris Saint-Germain akan menjadi ujian bagi Manchester United di babak 16 besar Liga Champions.

Diawal pertandingan melawan Fulham tampak bahwa para pemain Setan Merah bermain dengan gaya menyerang dan sempat beberapa kali terancam dengan serangan balik cepat dari Fulham. Tidak tergoyahkan sama sekali maka Manchester United dengan cepat memimpin pertandingan di menit ke-14 lewat Paul Pogba yang melakukan tembakan keras dari sisi sempit setelah menerima umpan matang dari Martial.

Tidak sampai sepuluh menit berselang Setan Merah kembali berhasil menggandakan keunggulan mereka lewat Martial yang berhasil menerima umpan dari Jones. Keunggulan Manchester United 2-0 atas Fulham bertahan sampai akhir babak pertama. Di babak kedua tidak terjadi banyak perubahan dalam permainan Manchester United dan kedudukan masih bertahan hingga seperempat pertandingan di babak kedua.

Di menit ke-65 Fulham kian frustasi ketika Le Marchand melakukan kesalahan dengan menjatuhkan Juan Mata di dalam kotak terlarang dan wasit memberikan hadiah pinalti untuk Manchetser United. Paul Pogba menjadi eksekutor Pinalti dan berhasil menyarangkan bola ke gawang Fulham dan membawa Manchester United menang dengan skor 3-0 atas Fulham.

Maurizio Sarri Punya Taktik Untuk Kalahkan City

Maurizio Sarri Punya Taktik Untuk Kalahkan City

Diakhir pekan ini Maurizio Sarri dan pasukannya kembali akan melawan Manchester City namun kali ini Chelsea akan bertandang ke markas Manchester City di Etihad Stadium. Di bulan Desember lalu Chelsea sukses mengalahkan pasukan Pep Guardiola dengan skor 2-0 di Stamford Bridge. Chelsea dan juga Maurizio Sarri menjadi tim pertama di Inggris Premier yang berhasil memukul jatuh Manchester City.

Kekalahan Manchester city kemudian berlanjut saat melawan Crystal Palace, Leicester City dan Newcastle United sehingga membuat jarak dengan Liverpool semakin jauh namun dalam beberapa pertandingan terakhir ini Manchester City telah bangkit kembali dan menyapu bersih semua pertandingan yang ada. Kini Manchetser City telah berada di puncak Klasemen dengan kemenangan selisih gol dari Liverpool.

Maurizio Sarri yang akan kembali menghadapi Manchester City mengaku bahwa laga kali ini akan jauh lebih berat sebab pasukan Chelsea harus bertandang ke markas City. Maurizio Sarri mengaku telah mempunyai taktik untuk menahan Manchester City untuk kedua kalinya dimusim ini. Manchester City memang mempunyai serangan yang tajam dan tugas dari Chelsea adalah meminimalkan potensi peluang yang akan di ciptakan oleh Manchester City dalam pertandingan tersebut.

Ketika Pasukan Chelsea mendapatkan bola maka kecepatan dalam melakukan serangan ke titik pertahanan Manchester City harus segera terlaksana. Dengan kecepatan maka serangan dari Chelsea kemungkinan besar tidak akan mampu di bendung oleh City seperti yang terjadi di bulan Desember lalu. Maurizio Sarri juga menambahkan bahwa saat ini Chelsea mempunyai juru kunci baru yakni gonzalo higuain yang mungkin akan menjadi titik balik dalam pertandingan nantinya.