Cristiano Ronaldo Mulai Latihan Kemabali Di Juventus

Cristiano Ronaldo Mulai Latihan Kemabali Di Juventus

Mega bintang asal Portugal di kabarkan telah kembali menjalani latihan bersama dengan rekan satu timnya di Juventus. Cedera paha yang di deritanya saat membela timnas Portugal telah sembuh dan di prediksikan bahwa Cristiano Ronaldo akan mampu untuk memperkuat Juventus di Liga Champions. Cedera tersebut di peroleh Cristiano Ronaldo saat portugal melawan Serbia dan saat itu pertandingan berakhir dengan skor imbang.

Sebelumnya Cristiano Ronaldo di khawatirkan akan absen dalam waktu yang lama bahkan tidak akan mampu untuk mengikuti pertandingan di Liga Champions saat juventus melawan Ajax. kehadiran Cristiano Ronaldo dalam pertandingan Liga Champions di nilai berpengaruh besar terhadap hasil pertandingan. Seperti yang telah terjadi di malam magis saat Juventus berhasil comeback melawan Atletico Madrid.

Saat itu Cristiano Ronaldo berhasil mencetak hat-trick dan menang dengan skor agregat 3-2 dimana pada leg pertama Juventus telah menderita defisit gol sebanyak 2 buah. Di sisi lain Cristiano Ronaldo telah optimis untuk pulih tepat waktu agar dapat bermain di Liga Champions untuk membawa Juventus lolos kembali ke putaran selanjutnya namun hal tersebut berbeda dengan pendapat yang di keluarkan oleh pelatih Juventus yang enggan memaksakan Cristiano Ronaldo untuk turun ke lapangan jika kondisi sang bintang belum pulih secara total.

kabar kembalinya Cristiano Ronaldo adalah sebuah hal yang sangat baik bagi Juventus menjelang laga melawan Ajax pada hari Rabu tersebut. Ajax mungkin saja akan mendapatkan kejutan dari Cristiano Ronaldo di pertandingan nanti. Mr Liga Champions tersebut merupakan sosok berpengalaman yang mampu membawa sejumlah prestasi untuk klub yang di belanya.

Mauricio Pochettino Percaya Manchester City Mampu Raih Quadruple

Mauricio Pochettino Percaya Manchester City Mampu Raih Quadruple

Manchester City kini menjadi salah satu jawara di Inggris yang memungkinkan untuk meraih empat gelar sekaligus dalam musim ini. Sejauh ini mereka telah berhasil mendapatkan gelar juara Piala Liga pada bulan Februari lalu. Manchester City juga telah berhasil lolos ke babak final dalam perebutan piala FA. Lawan yang akan mereka hadapi di final adalah watford dan pertandingan akan di langsungkan pada bulan Mei mendatang.

Di dalam Liga Primer Inggris masih terjadi perebutan di puncak Klasemen antara Liverpool dan Manchester City. Selisih dua poin diantara keduanya sanggat memungkinkan untuk Manchester City menjadi juara jika berhasil menyapu bersih semua pertandingan. Di ajang bergengsi Liga Champions aktivitas dari Manchester City masih berlanjut dan pada pertengahan minggu ini mereka akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur untuk leg pertama di perempat-final Liga Champions.

Mauricio Pochettino yang akan melawan pasukan dari Pep Guardiola mengaku bahwa kemungkinan untuk Tottenham Hotspur tersingkir sangat besar. Mauricio Pochettino percaya bahwa keinginan Manchester City untuk mendapatkan Quadruple bukan omong kosong belaka. Pelatih yang mereka miliki merupakan salah satu sosok yang terbaik di dunia dan di tambah dengan pemain yang berkualitas maka tidak mustahil jika gelar juara kali ini akan mampu mereka sapu bersih semua.

Pencapaian Manchester City di musim ini memang cukup baik dan para pemain yang mereka miliki bermain dengan sangar konsisten. Mereka terlihat lebih banyak mendapatkan kemenangan dari pada menerima kekalahan di musim ini. Dalam sepakbola sudah jelas jika para pemain harus berlari lebih kencang untuk mendapatkan bola seperti yang di lakukan oleh para pemain dari Manchester City. keinginan untuk menjadi juara dan bertarung dengan baik merupakan hal yang membedakan setiap klub.

Napoli Masih Di Tahan Imbang Oleh Genoa

Napoli Masih Di Tahan Imbang Oleh Genoa

Genoa mendapatkan kesempatan untuk berlaga dengan Napoli dalam laga lanjutan di liga Serie A Italia. Keberhasilan Genoa dalam menahan imbang Napoli patut di banggakan karena dalam pertandingan tersebut Genoa hanya bermain dengan sepuluh pemain. Bermain di San Paolo tidak membuat Napoli mendapatkan keuntungan yang cukup untuk dapat memenangkan laga tersebut.

Keuntungan juga di peroleh Napoli karena di menit-28 Genoa sudah kehilangan salah satu pemain mereka karena diganjar kartu merah. Stefano Sturaro mendapatkan kartu merah dari wasit setelah melakukan pelanggaran keras kepada Allan. keunggulan jumlah pemain hanya dapat di mamfaatkan oleh Napoli di menit ke-34 dengan unggul terlebih dahulu.

Dries Mertens menjadi pencetak gol untuk Napoli lewat sepakan bagus yang dilakukannya di depan gawang. Di masa injury time saat babak pertama akan berakhir Genoa berhasil menyamakan kedudukan lewat umpan terukur yang dilakukan oleh Goran Pandev dan teruskan dengan sepakan keras oleh Darko Lazovic.

Tendangan yang dilakukan tersebut berhasil memperdaya penjaga gawang Orestis Karnezis dan pertandingan kedua tim harus berakhir di babak pertama dengan kedudukan sama kuat yakni 1-1. Intensitas permainan semakin di tingkatan oleh Napoli di babak kedua namun banyak peluang yang masih belum mampu di maksimalkan oleh para pemain Napoli.

Kehabisan waktu permainan membuat Napoli hanya mampu bermain imbang di markas sendiri dengan kondisi lawan yang bertanding hanya dengan sepuluh pemain. Dengan tambahan 1 poin tersebut maka jarak dengan Juventus yang berada di puncak klasemen tidak terkikis sama sekali namun hasil imbang ini cukup untuk membuat Juventus menunda pesta kemenangan mereka untuk menjadi juara di Serie A.

Juventus Sukses Comeback Melawan AC Milan

Juventus Sukses Comeback Melawan AC Milan

Tanpa kehadiran dari Cristiano Ronaldo di pertandingan terbukti bahwa Juventus masih mampu comeback saat melawan AC Milan di Allianz Stadium. Dibabak pertandingan Juventus telah terlebih dahulu kebobolan satu angka lewat kelalaian dari Leonardo Bonucci yang saat itu memberikan umpan tanggung dan berhasil di potong oleh Tiemoue Bakayoko. Pemain asal Prancis tersebut langsung mengirimkan umpan kepada Krzysztof Piatek dan berhasil menaklukkan gawang yang di kawal oleh Wojciech Szczesny.

Cedera dari pihak Juventus juga tidak terelakan di menit ke-30 di mana Allegri harus melakukan pergantian pemain karena Emre Can mengalami cedera engkel. Sami Khedira di tunjuk untuk menggantikan gelandang asal Jerman tersebut untuk meneruskan kembali pertandingan. Di ketahui pula bahwa Sami Khedira baru saja kembali bermain di Juventus setelah selesai menjalani operasi jantung di bulan Februari kemarin.

Babak kedua di mulai oleh para pemain Juventus yang mulai bangkit untuk melakukan serangan ke daerah pertahanan dari AC Milan. Dybala melakukan beberapa peluang di depan kotak pinalti dan akhirnya kerja keras dari para pemain Juventus berbuah sebuah hadiah pinalti. Mateo Musacchi melakukan pelanggaran terhadap Dybala dan wasit akhirnya memberikan hadiah pinalti yang berunjung Juventus berhasil menyamakan kedudukan.

Untuk memberikan suasana baru yang telah memanas maka Allegri melakukan pergantian terhadap Dybala dan memasukkan Moise Kean. Striker asal Italia tersebut memang di kabarkan tengah naik daun dan di harapkan dapat memberikan sesuatu dalam pertandingan tersebut. Keputusan dari Allegri nampaknya tepat dan di menit menit menjelang berakhirnya pertandingan Moise Kean berhasil mendapatkan sebuah gol yang membuar Juventus berhasil memenangkan pertandingan tersebut.

Zinedine Zidane Bela Luka Modric Dari kriktik

Zinedine Zidane Bela Luka Modric Dari kriktik

Luka Modric salah satu pemain terbaik yang mendapatkan gelar Ballon d’Or di musim lalu mendapatkan kritikan dari Radomir Antic karena tidak menciptakan gol maupun assist di musim ini. Pemain asal Kroasia yang berhasil membawa negaranya ke final dan berhasil mengangkat trofi Liga Champions bersama Real Madrid tersebut mendapat pembelaan dari Zinedine Zidane.

Zinedine Zidane menyebutkan bahwa sosok dari Luka Modric tetap pantas untuk memperoleh gelar Ballon d’Or karena skill dan juga sikap yang di perlihatkannya selama pertandingan berlangsung. Dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sudah sepantasnya di akhiri dalam ajang bergengsi tersebut. Dunia sepakbola perlu pemain baik lainnya seperti Luka Modric namun jika ada pihak lainnya yang menyebutkan bahwa hal tersebut adalah kekeliruan maka sudah sepantasnya saya merasa kasihan.

Zinedine Zidane mengerti bahwa setiap orang bebas untuk berbicara sesuka hatina namun prestasi yang di peroleh tersebut bukan hal yang mudah untuk di perjuangkan. Butuh lebih dari sekedart kesabaran dan disiplin tinggi untuk mendapatkan gelar bergengsi seperti Ballon d’Or. Sosok hebat lainnya mungkin akan muncul di musim musim berikutnya namun Luka Modric tetap menjadi salah satu diantara pemain yang pernah meraih gelar tersebut.

Pernyataan tersebut di keluatkan oleh Zinedine Zidane menjelang pertandingan yang akan dilangsungkan di akhir pekan ini antara Real Madrid melawan Eibar. Pada pertandingan sebelumnya Real Madrid berhasil di kalahkan oleh Valencia dengan skor 2-1. Pembelaan atas kritikan tersebut mungkin akan menjadi motivasi yang baik untuk Luka Modric dan para pemain Real Madrid lainnya.

Matthijs De Ligt Punya Opsi Kuat Untuk ke Manchester United

Matthijs De Ligt Punya Opsi Kuat Untuk ke Manchester United

Bek muda dari Ajax di kabarkan kian dekat dengan Manchester United menjelang transfer di musim depan nanti. Matthijs de Ligt bakal dinobatkan sebagai rekrutan terbesar untuk Manchester United di eropa. Matthijs De Ligt akan segera pindah dari Ajax di akhir musim nanti dengan mengikuti jejak dari Frenkie de Jong yang akan bergabung dengan Barcelona dengan kesepakatan transfer sebesar 75 juta Euro.

Ole Gunnar Solskjaer di yakini ingin memperkuar lini pertahanan dari setan merah dengan mendatangkan bek muda berusia 19 tahun tersebut. Barcelona dan juga Juventus di sebut sebut ikut dalam pengejaran tanda tangan Matthijs De Ligt dalam bursa transfer. Mantan pemain sayap Setan Merah yakni Jesper Olsen percaya bahwa Matthijs De Ligt yang bergabung dengan setan merah akan mampu beradaptasi dengan baik di Old Trafford.

Jesper Olsen mengungkapkan bahwa tidak ada keraguan jika sosok muda seperti Matthijs De Ligt dapat bermain dengan baik jika memutuskan untuk bergabung bersama dengen Manchester United di musim depan nanti. Pemain yang dapat bermain di Ajax tentunya mempunyai kualitas yang baik dan bermain di klub top di eropa tentunya mempunyai rasa kepercayaan diri yang cukup besar. Hal tersebut diperlukan untuk mampu mengendalikan permainan dalam setiap pertandinan yang akan di jalani oleh klub yang di belanya.

Tidak ada masalah yang perlu di khawatirkan jika Matthijs De Ligt memutuskan untuk bergabung dengan Manchetser United ataupun klub top lainnya di eropa. Pemain yang mempunyai kaliber baik akan mampu beradaptasi dengan kebanyakan tim yang akan di belanya saat memutuskan untuk pindah dari klub yang di belanya saat itu. Jadi Matthijs De Ligt akan cocok berada di klub manapun di musim depan nanti.

Raheem Sterling Bela Moise Kean Dari Rasisme

Raheem Sterling Bela Moise Kean Dari Rasisme

Konflik yang tengah terjadi setelah pertandingan antara Juventus dan Cagliari di Liga Serie A usai. Moise Kean yang berhasil mencetakkan gol sebelum berakhirnya pertandingan melakukan selebrasi dengan rekan setimnya namun hal tersebut kemudian dianggap sebagai salah satu bentuk ejekan bernada rasial. Akibatnya Moise Kean menjadi korban di markas Cagliari namun hal tersebut mendapat pembelaan dari sejumlah atlet sepakbola di eropa.

Raheem Sterling menjadi salah satu pemain yang buka suara untuk membela Moise Kean dari aksi Rasisme tersebut. Secara khusus dirinya menuliskan bahwa hal yang dilakukan oleh Moise Kean adalah hal yang umum dilakukan ketika seorang pemain berhasil mendapatkan gol. Kritikan yang di tulis oleh Raheem Sterling kemudian di tujukan kepada Bonucci dan berisi bahwa semua yang bisa dilakukan oleh dirinya adalah tertawa.

Raheem Sterling sendiri merasa aneh dengan komentar yang di tulis oleh Leonardo Bonucci yang tidak membela Kean saat jadi korban rasisme. Pembelaan atas Moise Kean juga datang dari pemain bintang Manchetser United yang pernah membela Juventus. Paul Pogba menuliskan secara resmi di halaman instagramnya dan mengajak orang orang Italia untuk bangkit dan kompak dalam melawan aksi Rasisme.

Ajang sepakbola sudah sepantasnya menjadi tempat untuk bersaing secara sehat dan bukan untuk menunjukkan aksi tidak pantas seperti Rasisme. Beberapa pemain hebat di dunia mungkin sering mendapatkan perlakukan Rasisme dari sekelompok orang ketika tampil dan bermain dilapangan. Hal tersebut seharusnya di tindak lanjut secara tepat agar tidak terulang dan mencoreng nama baik sepakbola di dunia.

Zinedine Zidane Tegaskan Untuk Tidak Jual Raphael Varane

Zinedine Zidane Tegaskan Untuk Tidak Jual Raphael Varane

Sosok pemain muda milik Real Madrid yang tengah di kabarkan dekat dengan Juventus ahirnya mendapatkan tanggapan resmi dari pelatih baru Real Madrid. Zinedine Zidane yang baru saja kembali untuk memimpin Real Madrid menegaskan bahwa Raphael Varane tidak akan pergi ke klub manapun. Real Madrid butuh sosok pemain seperti Raphael Varane dan sejauh ini hubungan di antara klub dan juga pemain tersebut berjalan dengan baik.

Real Madrid tidak punya alasan apapun untuk menjual pemain sebaik Raphael Varane begitu juga di sisi Raphael Varane yang telah megakui bahwa tengah berada di dalam Klub terbaik di dunia. Zinedine Zidane sendiri bahkan mengakui bahwa Real Madrid tidak terbayangkan jika tanpa kehadiran dari Raphael Varane saat ini. Juventus yang kehilangan kesempatan untuk bisa mengaet Raphael Varane mungkin akan menargetkan pemain lainnya.

Kalidou Koulibaly yang tengah bermain untuk Napoli mungkin menjadi incaran dari Juventus setelah kegagalannya dalam mendatangkan Raphael Varane dari Real Madrid. Keinginan Zinedine Zidane untuk mempertahankan sosok Raphael Varane mungkin merupakan hal yang tepat karena pemain tersebut telah menjalani musim musim yang baik bersama dengan Real Madrid dan telah meraih banyak kemenangan untuk Real Madrid.

Ditengah buruknya musim yang di jalani oleh Real Madrid saat di tinggalkan oleh Zinedine Zidane membuat banyak rumor yang menyebutkan bahwa Raphael Varane tengah kesal berada di Real Madrid. Zinedine Zidane menyebutkan bahwa hal yang tengah di bicarakan oleh publik adalah sebuah kewajaran yang sering dialami oleh setiap pemain namun sejauh ini Raphael Varane masih belum berbicara apapun soal masa depannya atau pun rencana untuk meninggalkan Real Madrid.

Mauricio Pochettino: Kemenangan Liverpool Adalah Sesuatu Yang Buruk

Mauricio Pochettino: Kemenangan Liverpool Adalah Sesuatu Yang Buruk

Mauricio Pochettino mengaku bahwa anak asuhannya mengalami kekalahan saat bermain melawan Liverpool pekan ini. Sang pelatih menilai bahwa kekalahan tersebut tidak seharusnya di terima oleh Tottenham Hotspur karena anak asuhannya tersebut telah bermain dengan sangat baik. Dengan bermodalkan pemain mahal maka Liverpool sudah sepatutnya dapat menunjukkan level permainan yang berada jauh di atas Tottenham Hotspur.

Mauricio Pochettino yakin jika Tottenham Hotspur telah berada dalam jalur persaingan yang tepat saat ini. Kekecewaan karena kekalahan memang terasa namun dirinya jauh lebih bangga dengan permainan yang telah di berikan oleh para pemainnya dalam pertandingan tersebut. Dengan modal pemain saat ini maka dapat di percaya bahwa The Lilywhites mampu bersaing di tinggal teratas di Liga Inggris Premier untuk musim mendatang.

Mahalnya skuat Liverpool dan kurangnya ketajaman dalam permainan yang di berikan oleh Liverpool membuat banyak pihak menilai bahwa kemenangan yang raih oleh The Reds sangat buruk. Dengan permainan yang buruk maka tidak sepatutnya jika kemenangan menjadi milik Liverpool namun hal tersebut di bantah oleh Jurgen Klopp yang menilai bahwa siutasi jauh berpihak pada Liverpool dan kemenangan tetaplah sebuah kemenangan dan kondisi tersebut tidak bisa diubah.

Seperti yang telah di ketahui bahwa Pochettino dan para pemain Spurs berhasil menahan imbang Livepool hingga menit pertandingan memasuki masa injury time dan di sanalah insiden gol bunuh diri yang dilakukan oleh Toby Alderweireld membuat Livepool mendapatkan kemenangan secara tidak terduga. Mauricio Pochettino bahkan menyatakan bahwa dengan kualitas dan mahalnya pemain dari Liverpool seharusnya mampu menang dengan cara menyakinkan dan bukan dengan sekedar gol bunuh diri di menit akhir pertandingan.

Liverpool Hampir Ditahan Imbang Oleh Hotspur

Liverpool Hampir Ditahan Imbang Oleh Hotspur

Liverpool kembali ke puncak klasemen setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di Anfield dini hari tadi. Tottenham Hotspur sebenarnya tidak perlu mengalami kekalahan jika di menit akhir sapuan dari Toby Alderweireld tidak mengarah ke gawang sendiri. Pertandingan keduanya berjalan dengan sangat ketat bahkan Liverpool tampak kewalahan menghadapi serangan cepat yang dilakukan oleh para pemain dari Tottenham Hotspur.

Kebuntuan dari Liverpool berhasil terpecahkan di menit ke-16 dimana saat itu Roberto Firmino berhasil menanduk bola ke arah gawang Hugo Lloris setelag memamfaatkan umpan dari Andrew Robertson. Gol tersebut menjadi penyemangat bagi para pemain Liverpool yang kemudian menaikkan kecepatan serangan untuk menekan barisan pertahanan dari Tottenham Hotspur. Saling bertukar serangan tidak membuat adanya gol tambahan di babak pertama dan pertandingan tersebut harus berakhir dengan skor 1-0 di babak pertama.

Memasuki babak kedua Tottenham Hotspur menambah daya gedor lewat akhir yang baik dari Harry Kane, Eriksen, dan Lucas Moura. Usaha untuk menyamakan kedudukan akhirnya tercipta ketika pertandingan memasuki menit ke-70. Umpan dari Eriksen berhasil di sambar oleh Lukas dan mengarah ke arah yang tidak mampu di jangkau oleh Alisson. Kedudukan yang sama kuat memaksa Liverpool harus bekerja lebih keras untuk memenangkan pertandingan di markas sendiri.

Ketika pertandingan hampir saja berakhir dengan hasil imbang terjadi hal mengejutkan dimana sundulan dari Salah yang telah berhasil di tepis oleh kiper Lloris ternyata di sapu oleh Toby Alderweireld dan mengarah ke gawang sendiri sehingga tercipta gol bunuh diri yang membuat Liverpool berbalik menang di pertandingan tersebut. Dengan kemenangan ini maka Liverpool kembali ke puncak klasemen dan memberikan selisih jarak 2 poin dengan Manchester City yang masih menyimpan 1 pertandingan.